kkumpulan doa doa islami
Friday, May 18, 2018

makalah zakat tanaman dan buah-buahan

Zakat Tanaman dan Buah-Buahan ini juga harus di zakati semisal buah buahan atau tanaman yang lainya yang mana dalam masalah pengelolaanya berbeda beda seperti tanaman atau buah buahan yang dalam pengelolaanya menggunakan air hujan atau parit maka zakatnya sepersepuluhnya kalau yang pengelolaanya pribadi maka setengah dari sepersepuluh,contoh hasil kebun yang di biyayai pribadi misal hasilnya 10 karung maka zakatnya yang sekarung diambil setengah sebagai zakatnya

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِيمَا سَقَتْ السَّمَاءُ وَالْعُيُونُ الْعُشْرُ وَفِيمَا سُقِيَ بِالنَّضْحِ نِصْفُ الْعُشْرِ


1482-1842. Dari Abu Hurairah, ia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Pada sesuatu yang disirami oleh langit (hujan) dan mata air, adalah sepersepuluh, dan pada sesuatu yang disirami dengan nadhah (biaya pribadi), adalah setengah dari sepersepuluh. " Shahih: Ar-Raudh (idem), (527)

عَنْ سَالِمٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ فِيمَا سَقَتْ السَّمَاءُ وَالْأَنْهَارُ وَالْعُيُونُ أَوْ كَانَ بَعْلًا الْعُشْرُ وَفِيمَا سُقِيَ بِالسَّوَانِي نِصْفُ الْعُشْرِ


1483-1843. Dari Abdullah bin Umar, ia berkata, "Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, 'Pada sesuatu yang disirami oleh langit (hujan), sungai, mata air, —atau ba'l (tanah yang tidak diairi)— adalah sepersepuluh, dan pada sesuatu yang disirami dengan sawani adalah setengah dari sepersepiduh. " Shahih: Ar-Raudh (idem), Shahih Abu Daud (1421), Al Irwa' (799): Muttafaq Alaih.

عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ قَالَ بَعَثَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى الْيَمَنِ وَأَمَرَنِي أَنْ آخُذَ مِمَّا سَقَتْ السَّمَاءُ وَمَا سُقِيَ بَعْلًا الْعُشْرَ وَمَا سُقِيَ بِالدَّوَالِي نِصْفَ الْعُشْرِ


1484-1845. Dari Muadz bin Jabal, ia berkata, "Rasulullah SAW mengutusku ke Yaman, dan memerintahku agar mengambil (zakat) sesuatu (tanaman) yang disirami oleh langit (air hujan) dan yang menyerap air tanah, adalah sepersepuluh, dan pada sesuatu yang disirami dengan menggunakan dawali, adalah setengah dari sepersepuluh."

قَالَ يَحْيَى بْنُ آدَمَ الْبَعْلُ وَالْعَثَرِيُّ وَالْعَذْيُ هُوَ الَّذِي يُسْقَى بِمَاءِ السَّمَاءِ وَالْعَثَرِيُّ مَا يُزْرَعُ بِالسَّحَابِ وَالْمَطَرِ خَاصَّةً لَيْسَ يُصِيبُهُ إِلَّا مَاءُ الْمَطَرِ وَالْبَعْلُ مَا كَانَ مِنْ الْكُرُومِ قَدْ ذَهَبَتْ عُرُوقُهُ فِي الْأَرْضِ إِلَى الْمَاءِ فَلَا يَحْتَاجُ إِلَى السَّقْيِ الْخَمْسَ سِنِينَ وَالسِّتَّ يَحْتَمِلُ تَرْكَ السَّقْيِ فَهَذَا الْبَعْلُ وَالسَّيْلُ مَاءُ الْوَادِي إِذَا سَالَ وَالْغَيْلُ سَيْلٌ دُونَ سَيْلٍ


Yahya bin Adam berkata, "Al ba'lu, al atsariyu, dan al adzyu adalah yang disirami dengan air langit (hujan), Al atsariyu adalah sesuatu yang ditanam (tumbuh) dengan awan dan khususnya hujan, serta tidak pernah tersurami kecuali dengan air hujan. Adapun al ba'lu dan yang sejenis kol adalah tanaman yang akarnya terus masuk ke dalam tanah hingga mencapai air, karena itu ia tidak membutuhkan untuk disirami. Khumus, sinin dan sitt, juga diperkirakan tidak membutuhkan untuk disirami, aliran air adalah berasal dari aliran lembah dan ghail tidak sama seperti aliran itu." Hasan Shahih: Ar-Raudh dan Al Irwa 

dimohon saranya terimakasih